Mad Magazine Cover

Source: Mad
Organisasi PETA kali ini harus puas iklannya ditarik dari penayangan saat acara Super Bowl nanti. New York Times melaporkan jika NBC menolak penayangan tersebut karena video yang ternyata terlalu berlebihan dalam mengartikan pengaruh makan sayur dengan memiliki sex yang manjur di tempat tidur.
Setelah melihat video ini, saya YAKIN tidak akan tembus Channel TV di Indonesia. Atau mungkin saya salah?
Ingin melihat ad tersebut? Silahkan di sini.
Posted by B-a-r-r-y View Comments at 7:25 AM
Sebagai bagian dari komitmennya untuk perdamaian di Timur Tengah, President Barack Obama bukan hanya mengirim spesial konvoi yang dipimpin George Mitchell untuk bertemu kedua pemimpin dari Israel dan Palestina dalam membicarakan usaha gencatan senjata. Namun dia juga bersedia diinterview oleh TV Network Al-Arabiya. Interview ini rencananya akan ditayangkan pada pukul 10 waktu Chicago malam ini. Kebijakan yang kurang mendapat simpati dari sebagian warga negara Amerika dikarenakan beliau bersedia melakukan interview formal pertama dengan Channel TV luar negeri dibandingkan dengan Channel TV nasional.
Bagi pemasuk kritik masalah penanganan luar negeri Barack Obama, mereka hanya bisa terdiam. Karena bukti keseriusan beliau tidak dapat disangkal lagi, yakni jika energi yang dikeluarkan tentang masalah Timur Tengah sudah dimulai sejak hari pertama dia duduk di Oval Office White House. Telpon yang pertama kali berdering adalah milik pemimpin Palestina dan Israel. Sebagai catatan samping, hari ini utusan Amerika untuk United Nations bersedia untuk membuka hubungan dua arah antara negara Amerika dengan Iran. Walaupun dengan permintaan tertentu sebelum kedua kepala negara bertemu, namun keinginan ini jauh dari apa yang George Bush lakukan selama dia menjabat sebagai presiden.
Sebagai catatan, Channel TV Al-Arabiya yang bermarkas di Dubai ini memiliki jumlah pemirsa kurang lebih sebanyak 23 juta orang.
Sumber: ABC News.
Posted by B-a-r-r-y View Comments at 7:15 PM
Apa yang terjadi dengan Tribun Kaltim? Website koran online ini sekarang telah menjadi Workforce Human Resource PTE LTD.
Bukan hanya saya kaget karena website sudah hilang, namun juga melihat kalau ada website yang mempromosikan pembantu rumah tangga. Apakah ini Slavery 2.0? Penjualan pembantu rumah tangga gaya baru?
Speechless...
Posted by B-a-r-r-y View Comments at 12:06 PM
Source: ABC News
Posted by B-a-r-r-y View Comments at 6:09 PM
Salah satu transportasi baru bagi President Barack Obama adalah Air Force One. Discovery Channel membuat dokumentari tentang pesawat mutakhir ini. Silahkan dinikmati cuplikan tersebut.
Link to Video here
Posted by B-a-r-r-y View Comments at 8:44 AM
Labels: video
Tidak seperti biasanya, saat berada di stasiun kereta, tidak banyak orang yang hendak pergi bekerja pagi ini. Ternyata banyak orang yang mengambil cuti sebagai bagian dari memeriahkan hari bersejarah bangsa Amerika.
Hari ini, Januari 20, 2009, adalah hari pelantikan Barack Obama menjadi Presiden Amerika yang ke 44. Bagi mereka yang harus bekerja, seperti saya, ada banyak kegiatan di kantor masing-masing saat jam menunjukkan pukul 11 pagi saat Barack Obama diambil sumpahnya sebagai pemimpin negara ini. Beda jam antara Washington DC dengan Chicago adalah satu jam. Saya mendengar dari teman-teman yang bekerja di tempat lain dimana seluruh pegawai kantor mereka secara bersama-sama menonton acara tersebut di ruang kafetaria. Ada juga yang pergi menonton bersama-sama di restoran dekat kantor mereka.
Di kantor saya sendiri, tidak ada acara resmi. Pemimpin kantor tidak ingin terlihat bersikap favorit terhadap partai Demokrat daripada partai politik lain, sehingga tidak ada acara yang disponsor oleh tempat kerja. Namun acara bebas menonton siaran langsung melalui komputer masing-masing diijinkan sepanjang hari dengan catatan tidak ada pekerjaan yang ditunda. Siaran langsung yang tersedia di internet tidak sedikit jumlah websitenya, dan memiliki kualitas yang tidak kalah dengan siaran televisi biasa.
Saat saya menyaksikan acara inagurasi tersebut, saya banyak berpikir tentang pidato sambutan dari Barack Obama. Dalam pidatonya tersirat betapa bangga dan cintanya Barack Obama terhadap negara Amerika ini. Segalanya mungkin terjadi di Amerika. Memiliki ayah yang berasal dari Kenya dan ibu asli Amerika. Dibesarkan oleh keluarga yang pas-pasan. Cucu yang dekat dengan kakek dan neneknya yang berbeda warna kulitnya. Merantau ke belahan dunia lain saat berusia muda. Saksi mata perlakuan sinis terhadap orang kulit hitam. Pribadi yang selalu bertanya tentang kecurangan perusahaan asuransi terhadap ibunya yang membutuhkan biaya berobat dimana pada akhirnya waktu merengut nyawanya. Lulusan sekolah elit yang mempunyai keinginan merubah cara kerja politik dengan cara melayani mereka yang miskin dan terbelakang. Dengan berbekal semua pengalaman dan predikat itu semua, kini beliau menjadi orang yang paling tinggi jabatannya di pemerintahan negara Amerika.
Cerita Cinderella yang menjadi kenyataan!
Sebelum malam larut, saya menyempatkan diri untuk lewat rumah Barack Obama di Hyde Park, Chicago. Malam inagurasi yang berlangsung meriah di seluruh penjuru Amerika, termasuk di Chicago, tidak tercermin di sana. Rumah kediaman pribadi keluarga Obama yang masih terus dijaga ini, tampak gelap dan sepi. Tidak ada tanda-tanda pesta yang sedang berlangsung. Saat perhatian dunia tertuju ke Washington DC., tempat dimana acara resmi pengambilan sumpah dan pesta akbar berlangsung, Chicago melewati hari ini dengan dosis hiruk pikuk yang jauh lebih tenang dibandingkan saat kemenangan Barack Obama atas John McCain dalam Pemilu tanggal November 4 tahun lalu.
Saat itu, keadaan kota Chicago betul-betul seperti baru terkena setrum listrik! Gemuruh kegembiraan karena salah satu anggota "keluarganya" terpilih untuk menggantikan George W. Bush sebagai President dapat dirasakan sampai ke jalan-jalan. Bahkan sampai berhari-hari. Walaupun demikian, tidak dapat disangkal jika kegembiraan masyarakat Chicago hari ini masih meluap -hanya saja dalam takaran yang lebih kalem.
Mereka semua, termasuk saya sendiri, sangat berbahagia karena hari ini Amerika memasuki Era baru.
Posted by B-a-r-r-y View Comments at 11:14 PM
Bagi yang tidak tahu PEBO itu apa, PEBO artinya President Elect Barack Obama. Sebagai tradisi, pemenang pemilu d Amerika mendapat sebutan sebagai "President Elect" sampai nantinya diambil sumpahnya, dan pada saat itulah memiliki status resmi sebagai President. Bagi mereka yang sudah terlanjur kesal dengan kelambatan Barack Obama sebagai "President" dalam mengambil sikap dalam masalah internasional, maka anda salah besar, karena dia belum menjadi President. Jadi harap bersabar.
Malam ini, sebagian besar saluran televisi membicarakan tentang hari bersejarah yang akan terukir besok, Januari 20 2009. Tepatnya di tangga gedung Capitol Hill Washington, DC., tempat dimana Barack Obama akan secara resmi diambil sumpahnya sebagai President Amerika Serikat yang ke 44. Di depan penonton yang hadir secara langsung yang jumlahnya diperkirakan mencapai 2 juta orang, Barack Obama akan membacakan pidato resminya yang pertama sebagai president Amerika. Hal menarik yang akan terlihat besok adalah hadirnya Dr. Joseph Lowery di panggung bersama Barack Obama mengingat dimana dirinya bersama Dr. Martin Luther King Jr. pada tanggal 28 Agustus 1963 menyampaikan pidato terkenal "I Have A Dream". Sebagai saksi hidup salah satu pencetus Civil Rights movements di Amerika ini akan kembali melihat situasi yang mirip dengan apa yang dilihatnya di Washington DC. empat puluh enam tahun silam.
Di Chicago, ada banyak acara yang telah dipersiapkan untuk memperingati hari bersejarah besok. Mulai dari acara resmi yang disponsorin oleh organisasi besar maupun kecil, sampai dengan pesta yang sifatnya kekeluargaan. Semua akan bergembira menyongsong era baru Amerika. Semoga semua acara berjalan lancar besok.
Posted by B-a-r-r-y View Comments at 6:11 PM
Jatuhnya pesawat US Airways jenis Airbus SAS A320 di sungai Hudson diperkirakan karena masuknya burung Canadian Geese ke dalam turbin pesawat saat lepas landas. Kejadian pada hari Kamis (1/15) yang dapat dikategorikan sebagai "keberuntungan", karena tidak menelan korban jiwa tersebut, dialami pesawat A320 sesaat setelah meninggalkan New York LaGuardia Airport pada pukul 3 sore waktu setempat dengan tujuan Charlotte, North Carolina. Status pesawat saat kejadian adalah dengan 150 orang penumpang dan 5 orang crew pesawat.
Sang pilot, Chesley B. “Sully” Sullenberger III, mengetahui hal tersebut setelah salah satu jet pesawat kehilangan kendali dan memutuskan untuk mendarat secara darurat di sungai. [Baca: MSNBC].
Kejadian burung menabrak pesawat terbang (atau sebaliknya) bukanlah sesuatu hal yang langka. Ini merupakan faktor bahaya yang selalu terjadi di banyak airport (lanud) di pelbagai tempat karena binatang liar termasuk burung-burung senang dengan lingkungan kompleks airport yang luas. Berikut adalah beberapa video dan gambar yang dirangkum dimana kejadian burung beradu dengan pesawat didokumentasikan.





Posted by B-a-r-r-y View Comments at 2:18 PM
Peraturan ini sebenarnya tidak ada di buku Metra, namun untuk kereta yang saya selalu tumpangi setiap harinya, jika kereta terlambat tiba di stasiun lebih dari 5 menit selama musim dingin maka sang kondektur tidak pernah berlalu-lalang di dalam kereta untuk meminta karcis. Kalau dipikir-pikir bagi saya terlambat 5 menit bukan suatu hal yang "luar biasa", namun bagi kondektur yang satu ini dia memiliki kepribadian yang patut diacungkan jempol. Yakni, jika kereta tidak bisa tiba tepat waktu sehingga membuat penumpang kedinginan diluar bukan karena keinginan mereka sendiri, maka mereka perlu mendapatkan kompensasi-naik kereta gratis. Dengan menggunakan penunjuk waktu stopwatch, dia selalu memastikan kereta tiba tepat waktu setiap hari.
Pernah suatu hari saya mendatangi dia memberikan tiket kereta, karena saya mengira dia lupa melewati tempat duduk saya. Namun dengan tersenyum dia hanya bilang, "It's okay, we will be here on time tomorrow". Mendapat respons tersebut, saya hanya mengangkat bahu saja. Tapi terus terang saya senang juga karena bisa berhemat. Semoga kereta ini selalu telat 6 menit setiap harinya :-)
(Photograph by Steven J Brown)
Posted by B-a-r-r-y View Comments at 9:06 AM
Dear Barry,
Inauguration Day is almost here, and your support has helped the Presidential Inaugural Committee organize an unforgettable day.
That's why we want you to be among the first to know: 5,000 tickets for the historic Inaugural Parade will go on sale today, January 9th, at 1:00 p.m.
Get your tickets to the 56th Inaugural Parade today at 1:00 p.m. EST.
To celebrate this historic day, the Presidential Inaugural Committee has brought together more than 13,000 parade participants from all across the country.
Over 90 musical, cultural and community groups will join representatives from our Armed Forces to escort the new President and Vice President along the route from the Capitol to the White House.
You've helped make this the most open and accessible inaugural in our nation's history, and we want you to be there.
The 5,000 tickets are available on a first-come, first-served basis, and are limited to four per person for purchase, so act now.
Get your tickets to the 56th Inaugural Parade today:
www.pic2009.org/paradetickets
Thank you for all that you do,
The Presidential Inaugural Committee
Posted by B-a-r-r-y View Comments at 12:34 PM
Kemarin malam saat saya melewati rumah Barack Obama, tampak mobil-mobil polisi yang bergerak meninggalkan daerah yang selama ini dijaga super ketat. Pagar-pagar pembatas besi yang selama ini memisahkan antara bagian yang bisa dilalui pejalan kaki dengan yang tidak sudah mulai dilepas dan ditumpuk menjadi beberapa bagian yang nantinya akan diangkut departemen kebersihan kota Chicago.
Barack Obama resmi meninggalkan Chicago minggu sore tanggal 4 Januari 2009 kemarin. Sedangkan Michelle, Sasha dan Malia sudah lebih dulu meninggalkan Chicago saat liburan keluarga di Hawaii berakhir hari Sabtu kemarin. Mereka memutuskan untuk pindah lebih awal karena tidak ingin anak-anak mereka terlambat memulai sekolah pada hari Senin minggu ini di Sidwell Friends School.
Lalu dimana Barack Obama dan keluarga akan menginap jika Presiden Bush masih berselonjoran di sofa di Gedung Putih? Merupakan suatu tradisi bagi setiap President Terpilih untuk mendapatkan prioritas menempati Blair House yang letaknya berseberangan dengan Gedung Putih. Namun tidak bagi Barack Obama, berhubung Presiden Bush sudah memberikan tempat tersebut untuk John Howard (ex-PM Australia dan supporter perang Iraq), maka keluarga Obama harus puas dengan tempat tinggal yang tidak kalah eksklusif-yakni di Hay-Adams Hotel. Di tempat ini mereka akan tinggal sampai tanggal 15 Januari sebelum akhirnya dapat pindah ke Blair House. Lalu setelah acara inagurasi pada tanggal 20 Januari nanti berakhir, barulah mereka pindah ke rumah yang beralamat 1600 Pennsylvania Ave Washington, DC atau Gedung Putih.
Keberangkatan Barack Obama ke Washington DC. ini terus terang membuat banyak perubahan di tempat-tempat tertentu di Chicago. Yaitu di daerah Hyde Park, daerah kediaman Barack Obama, dan daerah Loop, tempat kantor selama beliau menjabat sebagai Senator dari Illinois. Kedua tempat tersebut sekarang tampak sangat lenggang. Tidak ada lagi mobil-mobil polisi dalam jumlah besar. Hanya dua atau tiga yang masih terlihat di dekat rumahnya. Walaupun demikian pembatas blok semen masih belum dipindahkan. Menurut kabar, blok pengamanan tersebut akan dibiarkan disana selama Barack Obama nanti menjabat sebagai Presiden. Karena diperkirakan keluarga nomor satu Amerika ini akan selalu berkunjung paling tidak sekali dalam 3-4 bulan.
Pemandangan di Loop juga tampak berbeda. Kantor lama Barack Obama yang kebetulan berada di depan gedung kantor saya sekarang ini terlihat lebih ramah. Tidak terlihat anjing-anjing pelacak bom yang berkeliaran, bersama dengan pawangnya yang saya maksud, di sekitar gedung-gedung di tengah kota. Perubahan gigitan prosedur pengamanan ini disambut baik oleh pemilik bisnis di sekitar gedung kantor saya. Karena sejak hari kemenangan Barack Obama dalam pemilu November tahun lalu, tidak ada kendaraan pembawa barang yang diperbolehkan mendekati gedung kantor Barack Obama. Semua harus melewati jalan lain dan pekerja pengantar barang-barang tersebut, seperti Fedex, UPS, atau DHL, harus puas berjalan kaki sambil mendorong barang-barang kiriman sejauh 4-6 extra blok. Hari ini mereka sudah kembali diperbolehkan parkir di samping gedung dimana di tempat yang sama seminggu yang lalu masih dijadikan staging area untuk sterilisasi oleh Secret Service terhadap mobil-mobil yang ingin masuk lapangan parkir bawah tanah di gedung milik Federal di sekitar Loop.
Kembalinya status kota Chicago ke masa sebelum Barack Obama terpilih sebagai Presiden Amerika tentu membuat urat-urat syaraf pemimpin kepolisian disini sedikit kendor. Bayangkan bagaimana mereka harus memikirkan strategi keamanan setiap saat untuk seorang Presiden Terpilih yang nantinya bertugas dan memikul tanggung jawab untuk mengganti arah masa depan negara ini. Saya pribadi sebenarnya merasa kehilangan juga sejak Barack Obama bukan penduduk "tetap" Chicago lagi. Karena sudah terbiasa, saya sekarang kehilangan hiburan melihat Secret Service agent berkeliaran dan beraksi di depan gedung kantor saya. Kadang-kadang mereka menyetop saya atau siapa saja yang ingin keluar pintu kantor sewaktu hendak makan siang jika rombongan Barack Obama kebetulan akan melintas di jalan di depan kantor. Lalu sekarang sudah tidak ada lagi kesempatan untuk melihat mereka yang sering tampil di televisi seperti Hillary Clinton, Joe Biden, David Axelrod dan Barack Obama sendiri.
Hal lain yang sekarang tidak dapat saya nikmati adalah kelancaran lalu-lintas yang menuju rumah saya 24 jam sehari dan 7 hari seminggu. Karena Barack Obama sudah tidak menetap di Chicago lagi, maka lalu-lintas ke arah Hyde Park bukan merupakan prioritas bagi kepolisian Chicago. Ini mengakibatkan mereka yang menuju ke arah Selatan kota Chicago, termasuk saya sendiri, harus puas dengan sedikit kemacetan seperti sebelum Barack Obama terpilih menjadi Presiden Amerika.
(Sumber Photograph: Associated Press)
Posted by B-a-r-r-y View Comments at 1:50 PM
Tidak terasa jika kita sudah memasuki tahun yang baru-tahun 2009. Selamat Tahun Baru bagi pembaca Basa-Basi yang selama ini telah sudi membaca uneg-uneg saya, pandangan mata, maupun cerita-cerita tentang apa saja yang membuat saya tertarik untuk menulis. Semoga di tahun yang baru ini saya dapat terus menulis, menambah jumlah pembaca, membuat layout baru, mendapat penghasilan dari ngeblog. Kalau yang terakhir sepertinya agak mustahil, karena siapa juga yang mau membayar sesuatu yang gratis :-)
Kabar dari saya beberapa minggu terakhir ini adalah baik. Tadinya berharap bisa melakukan road trip seperti yang lalu, namun berhubung cuaca yang sangat buruk saya membatalkan niat tersebut. Sehingga saya hanya rileks di rumah tanpa banyak menoleh ke komputer. Twitter account jarang dipakai, bloglines tidak dibuka, blog dicuekin, disqus tidak dilirik. Maklumlah, bagi saya waktu liburan adalah waktu yang berharga, jadi lebih senang memakai waktu yang ada untuk hal-hal yang lebih menjurus ke hal-hal yang tidak maya. Seperti berkunjung ke rumah teman-teman, mengobrol sampai pagi hari dengan mereka yang mau rumpi di rumah saya, atau dikejar anak-anak keliling rumah sampai punggung saya pegal.
Banyak kenangan yang telah terukir selama tahun 2008 lalu, baik kenangan yang indah maupun kejadian yang kita berharap tidak pernah terjadi. Sesuatu yang menggembirakan maupun yang membawa linangan air mata. Bagi banyak orang, tantangan yang dihadapi di tahun 2008 akan kembali menghantui perjalanan hidup selama 2009 ini. Entah itu dalam hal pekerjaan, kehidupan berumah tangga maupun kesehatan. Tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi selama tahun 2009 nanti. Tidak ada kepastian duniawi yang dapat kita pakai guna memperoleh kedamaian hati.
Di masa yang penuh ketidakpastian ini, kita disudutkan oleh pilihan yang kadang sulit untuk ditebak. Pesan saya bagi pembaca adalah untuk selalu melakukan yang benar dan berusaha lakukan yang terbaik bagi diri anda dan mereka yang anda cintai. Selalu bersemangat dan semoga sukses!
Posted by B-a-r-r-y View Comments at 10:18 PM