Friday, May 02, 2008

Mampir ke Threadless.com

Berbicara tentang menjadi enterprenur tentunya bukan hal yang baru. Bagi mereka yang jeli memanfaatkan internet untuk memulai bisnis hal ini dapat memberikan potensi yang sangat menguntungkan dalam skala besar. Berikut ini saya mengambil contoh Threadless.com yang kisah suksesnya sudah banyak didokumentasikan banyak penulis termasuk menjadi salah satu tamu pembicara bagi murid-murid yang mengambil gelar MBA di MIT Boston. Perusahaan yang banyak diminati anak muda ini berpangkalan di Chicago, Illinois.

Bulan lalu, saya mendapat kesempatan "ALL ACCESS" ke perusahaan hip ini. Dalam kunjungan tersebut, saya ditemani oleh Ivan, salah satu developer di perusahaan tersebut, yang kebetulan teman saya sewaktu di SMA dulu di Jakarta :) Secara umum saya mendapat bayangan betapa menderitanya dia bekerja di perusahaan tersebut. Tempat bekerja yang mirip taman ria untuk orang dewasa ini, memiliki fasilitas bermain seperti gokart, ding-dong, televisi 50 inch, meja ping-pong, dsb. Karyawan tidak dibebani dengan peraturan memakai baju seragam, kode etik berdandan tidak ada dan kapan saja boleh main tenis meja. Melihat kemungkinan saya bisa juara ASEAN Games di tenis meja, sepertinya saya perlu mengirim resume ke perusahaan ini ;)

Kantor perusahaan ini lebih tepat digambarkan seperti gudang yang penuh goresan grafiti oleh artis lokal terlihat sangat fresh dan tidak membosankan. Fasilitas yang nyaman dan unik menggambarkan suasana bebas yang mengundang inspirasi dari mereka yang bekerja di sana. Perusahaan unik yang satu ini adalah mix yang tepat antara ide social networking dengan e-commerce. Kenapa saya katakan demikian? Karena sangat sedikit social networking ideas yang pada akhirnya menghasilkan produk (dalam hal ini adalah kaos). Threadless lahir di tahun 2000 dari pasangan Jake Nickell and Jacob DeHart yang sekarang sudah menjadi jutawan (dalam dollar). Perusahaan ini adalah salah satu anak perusahaan Skinny Corp. yang notabene menghasilkan beberapa social networking sites yang penuh dengan kreatifitas walaupun tidak semuanya menghasilkan uang.

Dimulai dari kerja iseng-iseng dengan modal $1,000 dollar. Sekarang perusahaan ini bernilai lebih dari 20 juta dollar yang mempekerjakan lebih dari 20 karyawan tetap. Dan ratusan ribu penggemar yang selalu datang ke toko ini setiap harinya. Lalu bagaimana perusahaan ini menjadi terkenal? Sebenarnya sangat simpel. Anda punya ide untuk membuat design kaos? Maka anda dapat mengirimkan design ke sini. Nanti setelah design diterima, maka komunitas online penggemar threadless akan memilih design yang terbaik. Jika design anda digemari dan keluar sebagai pemenang, maka anda akan mendapat uang $2,500 plus mainan seperti ipod dsb. Lalu design baju yang diterima akan dicetak dan dijual kepada publik (sebagai catatan design trademark tetap dipegang oleh pemenang). Oiya, setiap pemenang akan mendapatkan kesempatan memenangkan $10,000 untuk putaran berikutnya.

Untuk dapat melihat lebih jelas apa saja yang mereka lakukan di kantor, silahkan menonton video di bawah ini.



Video is linked to Somewhatfrank.com

Menurut saya pribadi, dibawah ini adalah apa yang saya pelajari dari Threadless.com:

1. Sesuatu yang besar dimulai dari sesuatu yang sederhana
Saya salut dengan keinginan mereka untuk memulai sesuatu dengan hanya bermodalkan ala kadarnya. Jika anda mempunyai kesempatan menonton video dimana mereka memberikan seminar bagi murid MBA, terlihat di dalam presentasi mereka gambar kantor yang hanya berupa satu meja, satu kursi, satu server, satu monitor dan satu pc.

2. Memakai teknologi untuk mengeksploitasi kesempatan ekonomi
Dari pengakuan mereka, bisness model mereka ternyata tidak kompleks. Biaya mencetak kaos $4 lalu mereka menjual dengan harga $18. Simpel kan! Presentasi di website --> added value: Awesomeness

3. Menikmati proses adalah hal yang langka
Satu hal yang selalu disenadungkan oleh pendiri threadless ini adalah keinginan mereka untuk selalu bergembira dalam melakukan rutinitas bisnis sehari-hari. Mereka sangat percaya kalau saat dimana mereka sudah tidak dapat bergembira dengan pekerjaan mereka ini maka saat itu adalah tanda bagi mereka untuk berhenti.

4. Jangan takut gagal
Tidak ada uang? Jangan takut. Selama ada kemauan dan harga beras masih dalam jangkauan, silahkan makan nasi tanpa lauk :) Becanda kok. Uang akan datang jika produk yang kita jual mengena dihati pemakai. Sebagai catatan samping, venture capital akhirnya datang menaburkan uang bagi pendiri threadless ini saat bisnis mainan tersebut akhirnya menjanjikan pemasukan yang bukan main-main.

5. Kreatifitas membawa anda jauh ke depan
Kalau dilihat latar belakang Jake Nickell and Jacob DeHart, para pendiri, tidak ada gelar MBA yang nangkring di belakang nama mereka. Hanya bermodalkan kreatifitas saja dan ilmu komputer. Namun kisah sukses mereka menjadikan mereka guru yang membagi pengalaman bagi mereka yang ingin mendapat gelar atau pemegang gelar MBA. Jadi bagi pembaca yang punya kreatifitas cobalah diusut lebih lanjut siapa tahu ada ide anda yang dapat anda putarbalikan menjadi pemasukan.

Kunjungan ini sebenarnya ide saya untuk sedikit banyak membangkitkan perasaan ingin tahu pembaca blogger basa-basi.com yang tentang "inside story" dari startup companies di Amerika. Bagi mereka yang punya pengalaman atau akses ke tempat seperti threadless.com atau yang lainnya silahkan diberikan link di komentar bawah. Siapa tahu ada teman-teman pembaca yang dapat mengambil pelajaran dari mereka yang telah sukses.

Thursday, May 01, 2008

Ritual Menjatuhkan Bayi Di India

Tuesday, April 29, 2008

Disini Juga Ada Banjir

Banjir bukan hanya dimiliki penduduk Jakarta saja. Di Illinois, sekarang ini sedang musim banjir, karena pergantian musim maka banyak hujan yang turun selang beberapa minggu ini. Untungnya tidak di kota dimana saya tinggal. Bagi mereka yang rumahnya dekat dengan sungai, terpaksa harus mengungsi atau jika rumahnya dibangun diatas tinggi tanah rata-rata maka yang ada rumahnya akan dikelilingi air seperti rumah di gambar ini.

Note: picture linked to ChicagoTribune.com

Thursday, April 24, 2008

Baca Posting Semua Tentang HP Printer?

Saat membaca bloglines hari ini saya menemukan ada 3 postingan yang membuat saya kaget karena isinya sama semua. Saya mengira sedang berhalusinasi, namun ternyata postingan tersebut tentang benda yang sama, yakni HP laserjet.

Pertama-tama tertarik juga dengan tulisan mas Anjar (karena postingan pertama yang saya baca), namun begitu membaca punya Priyadi, lho kok sama juga. Apakah ini pesan sponsor dari HP Indonesia dengan mengirimkan produk mereka kepada para blogger? Atau mungkin menang undian? Kalau memang benar, kenapa tidak ada pernyataan dari sang penulis tentang hal demikian. Entah mereka berkata positif atau negatif tentang barangnya, itu merupakan hal yang lain. Saya berpendapat jika pembaca perlu tahu tentang bagaimana sang penulis mendapatkan barang tersebut. Kecuali jika mereka bertiga kebetulan membeli barang yang sama (mungkin saja kan?!). Mana yang benar, saya tidak tahu, tapi yang pasti selama seharian ini saya akan terus berpikiran HP..HP..HP .....

Mungkin besok bisa berpikiran yang lain.

Priyadi Nurcahyo
Anjar Priandoyo
Badroni Yuzirman

Wednesday, April 23, 2008

How's Your Morning Commute?

Tuesday, April 22, 2008

Kejepit!

Pernah merasa seperti gambar truk di atas? Maju kena mundur kena. Seringkali dalam hidup ini kita berada di posisi dimana keinginan untuk maju atau melakukan sesuatu hal yang baru terasa tidak mungkin untuk dilakukan. Baik dalam hal karir, sekolah, keluarga, berusaha maupun kegiatan dalam kehidupan sehari-hari.

Saya pribadi sering berpirkiran yang berkisar tentang hal-hal yang negatif, yakni apa yang ingin saya lakukan akan gagal karena takut nanti akan rugi atau tidak berhasil. Untuk mengalahkan pikiran negatif tersebut saya berjanji untuk berhasil karena saya mau berhasil, dan bukan karena orang lain yang berhasil. Bahkan jika saya harus gagal, paling tidak saya telah mencoba.

Bagiamana anda mengalahkan perasaan TERJEPIT dalam hidup?

Thursday, April 17, 2008

The Job



Brilliant work!

Basa-Basi Headlines

Basa-Basi